29 Mahasiswa Asing Mengikuti Seleksi Interview Digelar Secara Daring
Cirebon – Universitas Islam Negeri (UIN) Siber Syekh Nurjati Cirebon kembali menunjukkan komitmennya dalam menghadirkan proses penerimaan mahasiswa baru yang profesional, transparan, dan berbasis teknologi. Melalui kolaborasi antara Pusat Admisi dan Promosi dengan Layanan Akademik, kampus menyelenggarakan Ujian Seleksi Penerimaan Mahasiswa Baru (SPMB) Mandiri Reguler serta Seleksi Mahasiswa Asing Tahun 2026 yang dipusatkan di Gedung M dan Gedung K pada Senin, 13 Juli 2026.
Pelaksanaan seleksi ini menjadi tahapan penting dalam menjaring calon mahasiswa yang berkualitas dan siap bergabung dengan Cyber Islamic University pertama di Indonesia. Dengan memanfaatkan sistem digital, UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon terus memperkuat transformasi layanan akademik yang efektif, akuntabel, dan berorientasi pada mutu.
Kepala Bagian Umum dan Akademik UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon, Zainal Arifin, S.Ag., menjelaskan bahwa sebanyak 333 calon mahasiswa mengikuti seleksi jalur SPMB Mandiri Reguler Tahun 2026. Untuk memastikan proses seleksi berjalan tertib dan nyaman, pelaksanaan ujian dibagi menjadi tiga sesi.
"Sesi pertama dan kedua masing-masing diikuti oleh 160 peserta yang menempati delapan ruang ujian, dengan setiap ruang diisi 20 peserta. Adapun sesi ketiga diikuti oleh 13 peserta," ujar Zainal Arifin.
Ia menegaskan bahwa seluruh rangkaian ujian dilaksanakan dengan pengawasan yang ketat sesuai standar operasional prosedur (SOP), sehingga objektivitas, kejujuran, dan integritas proses seleksi tetap terjaga.
Sementara itu, Kepala Pusat Admisi dan Promosi UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon, Basiran, M.A., menyampaikan bahwa pelaksanaan ujian menggunakan sistem Computer Based Test (CBT) yang berlangsung mulai pukul 08.00 hingga 12.00 WIB. Selain seleksi jalur mandiri reguler, pada hari yang sama kampus juga mengadakan wawancara bagi calon mahasiswa asing secara daring mulai pukul 09.00 WIB sebagai bagian dari proses International Student Admission Tahun 2026.
"Pelaksanaan SPMB Mandiri Reguler menggunakan sistem Computer Based Test (CBT) agar proses seleksi berlangsung objektif, cepat, dan akurat. Pada saat yang sama kami juga melaksanakan wawancara calon mahasiswa asing secara daring sebagai bagian dari proses seleksi International Student Admission Tahun 2026," jelas Basiran.
Menurutnya, penerapan teknologi digital dalam proses seleksi merupakan bagian dari upaya UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon dalam menghadirkan layanan akademik yang modern dan inovatif. Sebagai perguruan tinggi berbasis siber, kampus terus mengembangkan sistem yang mampu memberikan pelayanan terbaik bagi calon mahasiswa, baik dari dalam maupun luar negeri.
Pelaksanaan SPMB Mandiri Tahun 2026 juga menjadi bukti komitmen UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon dalam mewujudkan sistem penerimaan mahasiswa baru yang transparan, akuntabel, inklusif, dan berorientasi pada kualitas. Selain membuka kesempatan yang luas bagi lulusan dari berbagai daerah di Indonesia, seleksi mahasiswa asing menjadi bagian dari strategi internasionalisasi kampus untuk membangun lingkungan akademik yang multikultural dan berdaya saing global.
Melalui proses seleksi yang profesional dan berbasis teknologi, UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon berharap dapat melahirkan generasi muda yang unggul, adaptif terhadap perkembangan teknologi, berkarakter Islami, serta mampu memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat, bangsa, dan dunia.